Kamis, 26 Januari 2017

Hot News Geger..! Mantan Ahoker Keturunan Tionghoa Ini Berani Bongkar Borok Ahok Selama Jadi Gubernur di JakartaBerita Aktual

Sebagai sesama warga keturunan Tionghoa, Kan Hiung awalnya, memberikan dukungan penuh kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).



Bahkan, dukungan sebagai tim sukses (timses) dari pria asal Bangka Belitung (Babel) itu, sudah dimulai sejak pasangan Joko Widodo (Jokowi)-Ahok, maju ke Pilkada DKI tahun 2012 silam.

�Saya jadi relawan sejak tahun 2012. Jadi timses Jokowi � Ahok. Murni timses untuk sosial. Seperti yang dilansir posmetroTidak ada harapan jadi pejabat atau pamrih apa pun,� ungkap pria yang akrab disapa Mr. Kan itu dalam acara diskusi �Rembuk Nasional Memilih Pemimpin Yang Amanah� di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Sabtu (21/1).

Apalagi, setelah Jokowi terpilih menjadi Presiden RI tahun 2014. Sosok Ahok yang menjadi suksesor Jokowi di kursi DKI 1, jadi harapan besar bagi Mr. Kan sebagai warga sesama etnis.

Kedekatan Mr. Kan dengan Ahok sejak sebelum jadi pejabat DKI, diharapkannya akan menjadi sinyalemen positif. Khususnya, terhadap perubahan yang lebih baik bagi kelompok minoritas. Dalam hal ini, warga keturunan Tionghoa di Ibu Kota.

�Saya sering ketemu dan ikut rapat dengan Ahok. Waktu di belum jado (pejabat). Saya pikir, dengan menjadi pejabat, Ahok akan bawa keharuman orang keturunan,� urai pria yang merantau ke Jakarta sejak tahun 1999 itu.

Ternyata, dugaan Mr. Kan salah. Mantan Bupati Belitung Timur itu justru tidak memandang bulu warga pendatang atau lokal dalam menerapkan kebijakannya.

Lalu, seperti apa pandangan Mr. Kan terkait sosok Ahok saat ini?

�Sebagai warga keturunan (Tionghoa), saya lihat Pak Ahok selalu sombong. Pakai kata kasar dan mendahului tindakannya,� kata pria yang memiliki KTP DKI tersebut.

Selain itu, lanjutnya, petahana itu terbukti banyak kegagalan. Termasuk, membenahi kemacetan, banjir, hingga dituding menodakan agama.

�Sejak dia (Ahok) berkata kasar, saya tarik dukungan. Orang seperti itu, tidak punya integritas dan pendidikan yang baik. Apalagi DKI wajah ibukota. Serta, berpotensi memecah belah bangsa. Itu sangat bahaya,� terangnya.

Tanpa pikir panjang, Mr. Kan pun langsung menarik dukungan terhadap Ahok yang masih duduk di kursi terdakwa perkara penodaan agama itu.

Mr. Kan menyarankan warga Jakarta agar memilih pemimpin baru. Pasalnya, Ahok sengaja membangun opini terkait banyaknya koruptor yang dibasmi.

�Tapi, saat ditanya siapa (koruptornya)? Tidak bisa jawab. Jadi, ini memutarbalikkan fakta. Belum lagi, kebiasaannya (Ahok) yang berpihak ke developer nakal. Jadi, saya tidak ingin ada Ahok kedua,� pungkasnya.

Saat ini, Mr. Kan telah memutuskan hijrah dari paslon Ahok-Djarot dan berbalik mendukung Anies-Sandi.

Momen hijrah tersebut, terjadi saat acara diskusi bertema �Rembuk Nasional Memilih Pemimpin Yang Amanah� di Cheers Hotel, Komplek RS Pertamina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, tadi sore.

Selain Mr. Kan, hadir juga pada diskusi itu bekas bakal calon Gubernur DKI yang ikut tahapan penjaringan fit and proper test di PDIP, 11 Mei 2016 lalu. Yaitu, Kaspudin Noor dan Riza Villano Satria Putra.

Selain itu, ada juga tim sukses Jokowi-Ahok di Pilkada 2012, Kan Hiung alias Mr. Kan. Serta ratusan relawan pendukung lainnya.

Secara simbolis, para relawan pendukung itu diberikan kaos bergambar Anies-Sandi. Lalu, mereka menandatangani spanduk putih sebagai bentuk dukungan kepada paslon nomor urut tiga tersebut.

Sumber : rmol

Hot News Heboh...! Inilah Pernyataan FPI,Islam Indonesia siap perang terbuka dengan PKIBerita Aktual

Heboh...! Inilah Pernyataan FPI,Islam Indonesia siap perang terbuka dengan PKI

Terkait informasi akan diadakannya permintaan maaf Jokowi atas nama pemerintah terhadap keluarga Partai Komunis Indonesia (PKI), Front Pembela Islam (FPI) memberikan respon keras. Demikian Suara Islam melaporkan pada Selasa (14/7/2015).
FPI memperingatkan Presiden Jokowi secara keras agar tidak memberikan ruang untuk kebangkitan komunis di Indonesia. Wacana Jokowi ingin meminta maaf kepada keluarga Partai Komunis Indonesia (PKI) itu direncanakan berlangsung pada momen kenegaraan pada Agustus nanti.
�Ada informasi, 15 Agustus nanti Presiden Jokowi mau minta maaf kepada PKI atas nama pemerintah. Kalau benar, itu artinya PKI tidak bersalah, kalau mereka tidak bersalah berarti yang salah adalah rakyat Indonesia, para ulama, umat Islam yang menentang mereka,� jelas Ketua Umum FPI, KH Shabri Lubis saat berceramah di Majelis Al Ihya Bogor, Ahad (12/7).
Sejarah mencatat PKI sudah melakukan pemberontakan, diantaranya di Madiun dan G 30 S PKI, mereka juga membantai para ulama dan umat Islam. �Kalau dulu PKI menang, habis kita, banyak yang disembelih oleh PKI,� ujar Kyai Shabri.
Menurutnya, jika dahulu para Kyai Nahdlatul Ulama (NU) dan Barisan Ansornya gigih menghadapi PKI, maka saat ini FPI siap mengambil bagian untuk menjadi yang terdepan menghadapi PKI.
�Kami siap perang terbuka perang dengan PKI, melawan PKI adalah kehormatan untuk kami. Kami siap bela Islam, umat Islam dan NKRI,� pungkas Kyai Shabri yang disambut takbir ribuan jamaah.


 (adibahasan/arrahmah.com)

Rabu, 25 Januari 2017

Hot News GEGER...! PDIP Jatim Kerahkan 10.000 Siap Hadang Kedatangan Rizieq Sihab di Surabaya, Cak Kadar: Kepung BandaraBerita Aktual

Hari ketiga acara �Mimbar Untuk Rakyat� yang digelar DPC PDIP Kota Surabaya di Jl Kapuas, mengundang sejumlah tokoh, mahasiswa dan elemen masyarakat lainnya termasuk ormas untuk mengisi orasi penggungnya.

GEGER...! PDIP Jatim Kerahkan 10.000 Siap Hadang Kedatangan Rizieq Sihab di Surabaya, Cak Kadar: Kepung Bandara


Dari mahasiswa, ormas yang hadir adalah kelompok Cipayung seperti PMKRI, GMNI, dan PMII, sementara yang lainnya adalah sejumlah tokoh masyarakat dan perwakilan pengurus PDIP Surabaya dari tingkat ranting.

Awalnya berjalan seperti sebelumnya, berbagai orasi yang disampaikan oleh para perwakilan elemen masyarakat dan ormas mengusung tema soal tegaknya empat pilar yakni Pancasila, UUD�45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. 

Namun saat Sukadar wakil ketua bidang OKK yang lebih akrab dengan panggilan Cak Kadar naik ke panggung, suasana kembali menggema karena mulai mengupas soal kabar akan datangnya Riziq Sihab dan KH Bachtiar Nasir ketua GNPF MUI ke Masjid Al-Fallah Surabaya- Jatim.

�Karena sekarang posisi ketua umum kita ibu Megawati sudah resmi dilaporkan oleh kelompok FPI, maka hati kita juga semakin terusik, dan kita akan hadang semua langkahnya, termasuk jika berani datang ke Surabaya, kita kepung Bandara Juanda, kita usir si Resek itu dari Surabaya,� teriaknya yang spontan disambut kata �SIAP� oleh seluruh kader PDIP yang hadir, Selasa (24/1/2017)

Sikap ini ternyata juga dikuatkan oleh Ustad Aries Yoyok yang dalam ceramahnya mengatakan bahwa bangsa ini diperkuat oleh dua tokoh yakni Bung Karno dan KH Hasyim Ashari.

�Kalau kita bangsa yang beradab, maka tidak akan ada yang berani menghina keturunan kedua tokoh itu, yakni Megawati dan Gus Dur, dan ternyata saat itu dilakukan kelompok FPI, maka sekarang wajar jika kaum NU dan kader PDIP merasa tersakiti,� terangnya saat memebrikan tauziah.

Sementara Riswanto anggota komiisi C DPRD Surabaya asal FPDIP, dalam sambutannya mengingatkan kepada seluruh kader dan tamu yang hadir jika sejarah berdirinya NKRI melalui perkumpulan pemuda dari berbagai suku tidak pernah membahas soal agama.

�Bersatunya pemuda dari sabang sampai meraoke saat membahas soal persatuan dan kesatuan tidak pernah membahas soal agama, sampai munculnya ikrar sumpah pemuda tahun 28, tidak ada kata agama didalamnya, itu alasannya, kenapa kita harus NKRI dan Pancasila,� ujarnya

Tidak hanya itu, Riswanto juga mengingatkan sejarah bahwa Bung Karno sebagai pendiri bangsa dan negara tidak memilih jalur golongan atau kelompok, tetapi memilih jalus nasionalisme.

�Maka kalau sekarang ada kelompok yang berusaha merongrong keutuhan NKRI dengan kebhinnekaannya memakai agama seperti FPI, kita harus lawan dengan jiwa, raga maupun harta, demi tegaknya NKRI, Pancasila, UUD�45 dan Kebhinnekaannya,� tegasnya.

Terpisah, Saifudin Zuhri Sekretaris DPC PDIP Surabaya yang juga ketua penyelenggara acara �Mimbar Untuk Rakyat� mengatakan bahwa acaranya akan digelar selama tujuh hari berturut-turut, dengan agenda yang telah dipersiapkan oleh panitia penyelenggara.

Namun menurutnya, agenda bisa saja berubah menyesuaikan perkembangan yang ada, karena setiap hari terus dilakukan evaluasi mengikuti perkembangan politik di jakarta sebagai acuan, karena menyangkut nama baik Ketum PDIP yang juga putri Proklamator Ir Soekarno Presiden pertama RI.

Politisi PDIP yang kini duduk sebagai ketua Komisi C DPRD Surabaya ini berharap agar seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa yang masih peduli dengan persatuan dan kasatuan NKRI dengan kebhinnekaannya bisa menyempatkan diri untuk hadir dan turut berorasi.

�Hari ini (ketiga-red), panggung memang kami jadwalkan untuk seluruh elemen masyarakat dan mahasiswa yang merasa peduli NKRI dan idiologi bangsa dengan kebhinnekaannya, dan karena agenda kami sampai tujuh hari, tetapi bukan tidak mungkin agendanya berubah, sesuai perkembangan,� ucapnya. (q cox)

Hot News Inilah Debat Wahabi&NU: Apa Hukumnya Tahlilan 7 Hari, 40 Hari, 100 Hari dan 1.000 Hari Untuk Orang MeninggalBerita Aktual

Inilah Debat Wahabi&NU: Apa Hukumnya Tahlilan 7 Hari, 40 Hari, 100 Hari dan 1.000 Hari Untuk Orang Meninggal

WAHABI: �Anda harus meninggalkan Tahlilan 7 hari, hari ke 40, 100, dan ke 1000. Kalau tidak anda akan masuk neraka.�

SUNNI: �Apa alasan Anda mewajibkan kami meninggalkan Tahlilan tujuh hari, hari ke-40, 100 dan 1000?�

WAHABI: �Karena itu tasyabbuh dengan orang-orang Hindu. Mereka orang kafir. Tasyabbuh dengan kafir berarti kafir pula.�

SUNNI: �Owh, itu karena Anda baru belajar ilmu agama. Coba Anda belajar di pesantren Ahlussunnah Wal-Jama�ah, Anda tidak akan bertindak sekasar ini. Anda pasti malu dengan tindakan Anda yang kasar, dan sangat tidak Islami. Ingat, Islam itu mengedepankan akhlaqul karimah, budi pekerti yang mulia. Bukan sikap kasar seperti Anda.�

WAHABI: �Kalau begitu, menurut Anda acara Tahlilan dalam hari-hari tersebut bagaimana?�

SUNNI: �Justru acara dzikir Tahlilan pada hari-hari tersebut hukumnya sunnah, agar kita berbeda dengan Hindu.�

WAHABI: �Mana dalilnya? Bukankah pada hari-hari tersebut, orang-orang Hindu melakukan kesyirikan.�

SUNNI: �Justru karena pada hari-hari tersebut, orang Hindu melakukan kesyirikan dan kemaksiatan, kita lawan mereka dengan melakukan kebajikan, dzikir bersama kepada Allah subhanahu wa ta�ala, dengan Tahlilan. Dalam kitab-kitab hadits diterangkan:

(???? ????? ?????????? ??? ???? ??? ????? ????? ???????? ????? ??? ???? ???? ????:??????? ????? ??? ?????????????? ???????????? ?????????? ??? ?????????????. (???? ???????? ?? ?????? ???????? ????? ?????? ??????? ?? ?????? ??????
�Dari Ibnu Mas�ud radhiyallahu �anhu, Rasulullah shallallahu �alaihi wasallam bersabda: �Orang yang berdzikir kepada Allah di antara kaum yang lalai kepada Allah, sederajat dengan orang yang sabar di antara kaum yang melarikan diri dari

medan peperangan.� (HR. al-Thabarani dalam al-Mu�jam al-Kabir [9797] dan al-Mu�jam al-Ausath [271]. Al-Hafizh al-Suyuthi menilai hadits tersebut shahih dalam al-Jami� al-Shaghir [4310]).

Dalam acara tahlilan selama tujuh hari kematian, kaum Muslimin berdzikir kepada Allah, ketika pada hari-hari tersebut orang Hindu melakukan sekian banyak kemungkaran. Betapa indah dan mulianya tradisi tahlilan itu.

WAHABI: �Saya tidak menerima alasan dan dalil Anda. Bagaimanapun dengan Tahlilan pada 7 hari kematian, hari ke-40, 100 dan 1000, kalian berarti menyerupai atau tasyabbuh dengan Hindu, dan itu tidak boleh.�

SUNNI: �Itu karena Anda tidak mengerti maksud tasyabbuh. Tasyabbuh itu bisa terjadi, apabila perbuatan yang dilakukan oleh kaum Muslimin pada hari-hari tersebut persis dengan apa yang dilakukan oleh orang Hindu. Kaum Muslimin Tahlilan. Orang Hindu jelas tidak Tahlilan. Ini kan beda.�

WAHABI: �Tapi penentuan waktunya kan sama?�

SUNNI: �Ya ini, karena Anda baru belajar ilmu agama. Kesimpulan hukum seperti Anda, yang mudah mengkafirkan orang karena kesamaan soal waktu, bisa berakibat mengkafirkan Rasulullah shallallahu �alaihi wasallam.�

WAHABI: �Kok bisa berakibat mengkafirkan Rasulullah shallallahu �alaihi wasallam?�

SUNNI: �Anda harus tahu, bahwa kesamaan waktu itu tidak menjadi masalah, selama perbuatannya beda. Coba Anda perhatikan hadits ini:

(???? ????? ???????? ??????? ????? ??????? ????? ?????? ????? ???????? ????????? ??????? ?????? ????????? ???????? ????????? ???????? ?????? ??????? ???? ??????????? ????????? ?????????? ?????? ?????????????? ??????? ??????? ???? ?????????????. (???? ???? ???????? ????? ??? ????? ???? ????
Ummu Salamah radhiyallahu �anha berkata: �Rasulullah shallallahu �alaihi wasallam selalu berpuasa pada hari Sabtu dan Ahad, melebihi puasa pada hari-hari yang lain. Beliau bersabda: �Dua hari itu adalah hari raya orang-orang Musyrik, aku senang menyelisihi mereka.� (HR. Ahmad [26750], al-Nasa�i juz 2 hlm 146, dan dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban).

Dalam hadits di atas jelas sekali, karena pada hari Sabtu dan Ahad, kaum Musyrik menjadikannya hari raya, maka Rasulullah shallallahu �alaihi wasallam, menyelisihi mereka dengan berpuasa. Sama dengan kaum Muslimin Indonesia. Karena orang Hindu mengisi hari-hari yang Anda sebutkan dengan kesyirikan dan kemaksiatan, yang merupakan penghinaan kepada si mati, maka kaum Muslimin mengisinya dengan dzikir Tahlilan, sebagai penghormatan kepada si mati.

WAHABI: �Owh, iya ya.�

SUNNI: �Saya ingin tanya, Anda tahu dari mana bahwa hari-hari tersebut, asalnya dari Hindu?�

WAHABI: �Ya, baca Kitab Weda, kitab sucinya Hindu.�

SUNNI: �Alhamdulillah, kami kaum Sunni tidak pernah baca kitab Weda.�

WAHABI: �Awal mulanya sih, ada muallaf asal Hindu, yang menjelaskan masalah di atas, sering kami undang ceramah pengajian kami. Akhirnya kami lihat Weda.�

SUNNI: �Itu kesalahan Anda, orang Wahabi, yang lebih senang belajar agama kepada muallaf, dan gengsi belajar agama kepada para Kiai Pesantren yang berilmu. Jelas, ini termasuk bid�ah tercela.�

WAHABI: �Terima kasih ilmunya.�

Sumber: muslimedianews.com

Hot News Ketahuilah..! Ini Pahala untuk Suami Tiap Kali Beri Nafkah Istri,Apa Hikmah Dari Info Ini...Simak Dan BagikanBerita Aktual

Ketika memutuskan menikah, maka seorang pria harus siap dengan tanggung jawab untuk memberikan nafkah kepada istrinya. Mereka berkewajiban memastikan kebutuhan wanita yang dinikahinya ini tercukupi dengan jalan bekerja keras setiap hari.


Ketahuilah..! Ini Pahala untuk Suami Tiap Kali Beri Nafkah Istri,Apa Hikmah Dari Info Ini...

Ketahui Pahala untuk Suami Tiap Kali Beri Nafkah Istri


Hal ini  terkadang menjadi salah satu momok menakutkan ketika pria akan mengambil keputusan untuk berkeluarga. Pengalaman susahnya mengatur hidup sendiri, membuat pria berpikir berulang kali untuk hidup berdua. Terlebih jika sudah memiliki momongan, maka tanggungjawab akan semakin besar.

Namun jika mengacu pada ajaran Islam, memberi nafkah istri tidak sekedar memastikan bahwa mereka bisa makan dan melanjutkan hidup saja. Lebih dari itu, tindakan ini merupakan sebuah ibadah dan memiliki pahala yang amat besar. Setiap kali memberikan istri nafkah, maka suami akan memperoleh pahala. Seperti apa? Berikut ulasannya.

Memberi nafkah istri adalah wajib. Rasulullah SAW bersabda dalam sebuah hadist yang diriwayatkan Muslim:

"Bertaqwalah kalian dalam masalah wanita. Sesungguhnya mereka ibarat tawanan di sisi kalian. Kalian ambil mereka dengan amanah Allah dan kalian halalkan kemaluan mereka dengan kalimat Allah. Mereka memiliki hak untuk mendapatkan rezki dan pakaian dari kalian". HR Muslim

Pahala ketika memberi nafkah kepada istri lebih besar jika dibandingkan pahala saat memberikan harta untuk  perjuangan agama Islam. Rasulullah SAW bersabda bahwa,

�Satu dinar yang engkau belanjakan untuk perang di jalan Allah SWT dan satu dinar yang engkau belanjakan untuk istrimu, maka yang paling besar pahalanya ialah apa yang engkau berikan kepada istrimu.� (HR. Bukhari-Muslim)

Dari segala jenis sedekah, ternyata yang memiliki pahala paling besar adalah memberi nafkah keluarga. Mulai dari infak di jalan Allah, membebaskan budak, sedekah orang miskin, maka yang dijanjikan pahala paling besar adalah saat memberikan untuk keluarga. 

"Dinar yang engkau infakkan di jalan Allah, dinar yang engkau infakkan untuk membebaskan budak, dinar yang engkau sedekahkan kepada orang miskin, dan dinar yang engkau nafkahkan kepada keluargamu, pahala yang paling besar adalah dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu" HR Muslim, Ahmad

Namun, dengan hal tersebut bukan serta merta istri boleh menuntut nafkah yang banyak kepada suaminya. Akan tetapi disesuaikan dengan keadaan umum yang diterima kalangan para isteri di negeri mereka, tanpa berlebih-lebihan ataupun pelit, sesuai dengan kesanggupannya dalam keadaan mudah, susah ataupun pertengahan.

"Dan hendaklah kamu berikan suatu pemberian kepada mereka. Orang


yang mampu sesuai dengan kemampuannya dan orang yang miskin sesuai dengan kemampuannya pula, yaitu pemberian menurut yang patut". [Al Baqarah:236].

Lalu kapan seorang pria berkewajiban memberiikan nafkah kepada istri? Para ulama berpendapat, tanggungjawan memberikan nafkah kepada istri dibebankan setelah berlangsungnya ijab qabul, meskipun istri masih tinggal di rumah orangtuanya dan belum tinggal bersama suami.

Dasar pendapat mereka, diantara konsekuensi dari akad yang sah, ialah sang isteri menjadi tawanan bagi suaminya. Dan apabila isteri menolak berpindah ke rumah suaminya tanpa ada udzur syar�i setelah suaminya memintanya, maka ia tidak berhak mendapat nafkah dikarenakan isteri telah berbuat durhaka (nusyuz) kepada suaminya dengan menolak permintaan suaminya tersebut.

Meski nantinya istri akan bekerja diluar rumah dan mendapatkan penghasilan sendiri, namun tidak membuat kewajiban suami ini hilang begitu saja. Istri yang bekerja dengan izin suami, harus tetap diberi nafkah. Namun jika mereka bekerja tanpa mendapat izin dari suaminya, maka ia tidak berhak mendapatkan nafkah.

Dr. Umar Sulaiman Al Asyqar menjelaskan tentang alasan, mengapa isteri yang bekerja di luar rumah tanpa persetujuan suami tidak berhak tidak mendapat nafkah, �Pendapat yang benar adalah, wanita yang bekerja tidak berhak mendapat nafkah. Karena suami mampu mencegahnya dari bekerja dan keluar dari rumah (dengan mencukupi nafkahnya), dan (menetapnya isteri di rumah suami) merupakan hak suaminya. Kewajiban suami memberi nafkah kepada isteri disebabkan karena status isteri yang menjadi tawanan suaminya dan ia wajib meluangkan waktunya untuk suaminya. Jika sang isteri bekerja (tanpa izin suaminya) dan mendapatkan uang, maka sebab yang menjadikan suami wajib memberikan nafkah kepadanya telah gugur.� Ahkamuz Zawaj, hlm. 282

Meski dengan kewajiban begitu besar, masih ada saja suami yang tidak bertanggungjawab memberi nafkah istri. Atau harta yang mereka dapatkan mereka simpan tanpa sepengetahuan istri, sementara istri, harus susah payah membagi uang belanja yang tidak cukup. Tentang suami yang bakhil ini, telah datang banyak nash yang memuat ancaman baginya. Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda yang artinya sebagai berikut.

"Cukuplah sebagai dosa bagi suami yang menyia-nyiakan orang yang menjadi tanggungannya." HR Muslim.

Selain itu, Rasulullah juga sabda yang artinya:
"Tidaklah para hamba berada dalam waktu pagi, melainkan ada dua malaikat yang turun. Salah satu dari mereka berdoa,�Ya, Allah. Berikanlah kepada orang yang menafkahkan hartanya balasan yang lebih baik,� sedangkan malaikat yang lain berdoa,�Ya, Allah. Berikanlah kebinasaan kepada orang yang menahan hartanya (tidak mau menafkahkannya). Muttafaqun �alaihi

Dengan pahala yang demikian besar serta ancaman yang tidak main-main, seharusnya membuat para suami berpikir ulang untuk tidak menafkahi istri atau bersikap pelit kepada mereka. Karena sebenarnya, istri lah salah satu sebab Allah melancarkan rezeki suami. Karena dalam rezeki yang Allah beri kepada suami, selalu ada doa sang istri. Semoga artikel ini bermanfaat.


Sumber : infoyunik.com

Selasa, 24 Januari 2017

Hot News GEGER..! DALAM SIDANG DI TERIAKI "KAFIR" AHOK NAIK PITAM,MUKA JADI MeMERAH...Berita Aktual

Wajah Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok memerah saat membacakan keberatan atas keterangan saksi pelapor, Muhammad Asroi Saputra. Dengan nada tinggi Ahok menegaskan keberatan disebut kafir oleh Asroi.
GEGER..! DALAM SIDANG DI TERIAKI "KAFIR" AHOK NAIK PITAM,MUKA JADI MeMERAH...


"Saya tegaskan, saudara mengerti kitab suci, baik. Di situ ditegaskan Isa ada di Alquran. Saya percaya Yesus Tuhan dan (saya) bukan kafir. Saya keberatan Anda sebut saya kafir," kata Ahok, dalam persidangan kasus dugaan penistaan agama, di auditorium Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (24/1/2017).

Suasana ruang sidang hening saat Ahok mengungkapkan keberatannya. Adik Ahok, Fify Lety Indra, mencoba menenangkan Ahok dengan mengelus-elus punggungnya.

Ahok lalu menunjuk ke dirinya sendiri, dengan nada tinggi berkata, tiap warga negara berhak bertuhan sesuai dengan sila pertama Pancasila.

"Saya bertuhan dan saya percaya Yesus Tuhan. Dan adalah hak saya di negara Pancasila dan sebagai WNI di negara Pancasila saya berhak menjadi apa pun di negeri ini," tegas Ahok.


BACA JUGA: KEBANGETAN...! ANAK INI KENA GANGGUAN MENTAL KARNA DIPAKSAKAN BANYAK IKUT LES PRIVAT, DITANYA SOAL APAPUN JAWABANNYA ANGKAH-ANGKAH TERUS

Link: http://news.liputan6.com/read/2835804/ahok-murka-disebut-kafir-di-persidangan

Padahal dulu jauh sebelum kasus penodaan agama ini, Ahok malah bangga disebut kafir.


Masih ada kok jejak digitalnya di media. Bahkan dulu pernyataan Ahok ini juga dibangga-banggakan para pendukungnya: Gak Apa-apa Pemimpin Kafir, Yang Penting Tidak Korupsi, Daripada bla bla bla...

Ini jejak digital berita CNN Indonesia, sekedar mengingatkan jangan sampai lupa ingatan.


Ahok: Saya Bangga Jadi Kafir Yang Penting Tidak Korupsi
(Minggu, 14/12/2014 20:46 WIB)

Ahok menilai, banyak orang yang menyerangnya, mengaitkan program atau kebijakan yang dilakukannya dengan isu politik sampai isu rasisme. "Kalau saya paling gampang cari kelemahan saya. Udah Cina, kafir. Komplit," ujarnya.

Mengenai isu rasisme yang ditujukan padanya, ia pun bersenda gurau akan membuat sebuah kaos yang melambangkan dirinya. "Saya pikir saya musti cetak kaos juga, tulisannya, saya bangga jadi kafir yang penting tidak korupsi," ucap Ahok dan disambut dengan gelak tawa dari hadirin.

Dulu bangga bahkan ketawa disebut KAFIR, mau bikin kaos juga.

Kenapa sekarang sewot disebut KAFIR?

Jadi terdakwa bikin lupa ingatan? 

HA HA HA HA 

Senin, 23 Januari 2017

Hot News GERAH LIHAT KEADAAN MUSLIM INDONESIA YANG TERUS DISUDUTKAN, DIZHALIMI dan DIKRIMINALISASI, RAJA SALMAN AGENDAKAN BERTEMU DENGAN HABIEB RIZIEQ YANG SUDAH MENJADI SOROTAN DUNIA ISLAM DALAM AKSI 212Berita Aktual

Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud akan berkunjung ke Indonesia pada awal Maret 2017. Kepastian kunjungan Raja Salman dikemukakan Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah setelah menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Osamah Mohammed Alshuibi.

"Rombongannya besar sekali, lebih dari 800 orang. Sehingga Pak Dubes mengharapkan bantuan dan dukungannya agar kedatangan Raja Salman akan menjadi momen yang sangat penting bagi kedua negara," kata Fahri di Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Jakarta, Selasa, 17 Januari 2017.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menyebutkan kunjungan kenegaraan Raja Arab Saudi akan sangat monumental bagi kedua negara. Sebab, kunjungan Raja Arab tersebut akan didampingi hampir seluruh jajaran menteri dan pejabat negara Saudi Arabia.
"Kunjungan Raja Arab Saudi ini bersifat historis karena Raja Salman akan berada di Indonesia sepekan lebih. Saya kira ini adalah kunjungan kepala negara ke Indonesia yang paling lama," kata Fahri.

sumber: Rudy Razi