Minggu, 12 Februari 2017

Hot News RIUH Gedung DPR; Inilah Hasil Voting Anggota DPR RI Sepakat,Secepatnya Ahok Ditahan.. Ayo Bagikan..Berita Aktual

RIUH Gedung DPR; Inilah Hasil Voting Anggota DPR RI Sepakat,Secepatnya Ahok Ditahan.. Ayo Bagikan..

DPR Fadli Zon meminta aparat penegak hukum tidak mengistimewakan terdakwa kasus penistaan agama Ahok. Seperti diketahui, meski telah menjadi terdakwa Ahok hingga kini tidak ditahan.  

Fadli mengingatkan, Gubernur DKI Jakarta nonaktif Ahok tengah tersandung kasus penistaan agama dan kini statusnya telah menjadi terdakwa.
RIUH Gedung DPR; Inilah Hasil Voting Anggota DPR RI Sepakat,Secepatnya Ahok Ditahan.. Ayo Bagikan..


"Seharusnya kalau status orang sudah menjadi terdakwa apapun alasanya harusnya ditahan. Jadi tidak ada alasan lagi untuk tidak ditahan. Demi keadilan Ahok harus ditahan," ujar Fadli Zon di Gedung Parlemen DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (11/1/2017).

RIUH Gedung DPR; Inilah Hasil Voting Anggota DPR RI Sepakat,Secepatnya Ahok Ditahan.. Ayo Bagikan..


Waketum Partai Gerindra ini menuturkan, status Ahok yang tidak dilakukan penahanan bisa membuat masyarakat menilai jika pemerintah ataupun penegak hukum memperlakukan Ahok secara istimewa.

"Rakyat kita ini menilai dan kita sudah ada di era informasi yang sangat terbuka. Jangan sampai masyarakat menilai ada perlakuan istimewa, jangan sampai ada perlakuan berbeda," pungkasnya


Sumber:infoaktual

Hot News Takbiiirrr...!! Hati-Hati Dan Waspada Kita Dicurangi"Baca"Ini Seruan Habib Rizieq Pada Aksi 112"Jakarta Menggelegar" Ayo Bagikan,,,,!Berita Aktual

Makin difitnah, Habib Rizieq semakin menunjukkan konsistensinya dijalan menegakkan kebenaran. Kali ini seruan datang dari Habib kepada umat Islam di Indonesia.

Takbiiirrr...!! Hati-Hati Dan Waspada Kita Dicurangi"Baca"Ini Seruan Habib Rizieq Pada Aksi 112"Jakarta Menggelegar"


Berikut isinya.

SERUAN IMAM BESAR FRONT PEMBELA ISLAM (FPI) ALHABIB MUHAMMAD RIZIEQ SYIHAB:

1. Mengingatkan
UNDANGAN Silaturrahmi:

2. Tanggal 11 Februari 2017 kita turun lagi, Ummat Islam SIAP banjiri Sudirman-Thamrin. Kita bukan untuk demo tapi kita ingin MENEGAKKAN SURAH AL-MAIDAH Ayat 51, kita bentangkan spanduk besar yang bertuliskan: �UMMAT MUSLIM WAJIB MEMILIH PEMIMPIN MUSLIM & UMMAT MUSLIM HARAM MEMILIH PEMIMPIN NON MUSLIM (KAFIR)�. Kita start di MONAS lalu longmarch ke jalan Sudirman-Thamrin

3. Tanggal 12 Februari 2017 Ummat Islam WAJIB hadir Sholat Subuh Gabungan di Masjid Istiqlal (04;00 s/d selesai) akan dihadiri 12.000 pengkhatam Al-Qur�an dan dihari itu juga para pengkhatam Al-Qur�an mengkhatamkan dari juz 1 � juz 30, jadi dalam sehari itu kita khatamkan Al-Qur�an 12.000x

4. Tanggal 15 Februari 2017 (Pilkada 2017) Ummat Islam WAJIB untuk Sholat Subuh di Masjid & Mushola sampai Imam Masjid mengatakan �mari satu jam lagi kita penuhi TPS untuk memilih pemimpin muslim�

Amanat langsung dari Imam Besar FPI, jika ini bermanfaat maka sebarkan ke saudara2 kita agar kita semua mendapatkan Anugerah dari ALLAH�aamiin



Sumber:http://pekanews.com

Sabtu, 11 Februari 2017

Hot News WARNING..!! ARAB SAUDI UNTUK KASUS AHOAX ,JANGAN MAIN-MAIN DENGAN ARAB SAUDI..Berita Aktual

WARNING..!! ARAB SAUDI UNTUK KASUS AHOAX ,JANGAN MAIN-MAIN DENGAN ARAB SAUDI..

PERINGATAN DARI ARAB SAUDI UNTUK KASUS AHOAX JANGAN MAIN-MAIN DENGAN ARAB SAUDI..
Ancaman Skorsing Jama'ah Haji Indonesia Selama Dua Periode Dari Saudi Jika Ahok Bebas
*KEMENTERIAN LUAR NEGERI SAUDI ARABIA*
Kementerian Luar Negeri Saudi Arabia dengan ini memberikan Maklumat kepada Pemimpin Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia, Seluruh Habaib dan Ulama dan Kaum Muslimin dan Muslimat di Indonesia.
Setelah mendengarkan serta menganalisa pemberitaan dan penjabaran dari Syekh Ali Jabber,  tentang Kasus Penistaan Agama yang di lakukan Gubernur DKI Jakarta mengenai penafsiran Surat Al-Maidah 51.
Maka dengan ini, kami Kementerian Luar Negeri Saudi Arabia yang mewakili Kerajaan Saudi Arabia dengan ini bersikap dengan mempertimbangkan aspek keagamaan dan rasa persaudaraan sebagai Muslim  dan memberikan Ultimatum sbb :
1. Kami turut prihatin dan merasakan apa yg dirasakan oleh seluruh ummat Islam di Indonesia, dengan penistaan Agama yang di ucapkan oleh Pejabat setingkat Gubernur.
2. Kami menghormati dan menghargai Hukum yang berlaku di Indonesia dengan telah ditetapkan saudara Basuki Cahyadi Purnama sebagai Terdakwa, yang kini masih dalam proses menjalani persidangan.
3. Sesuai Hukum di Negara Saudi Arabia, untuk kasus seperti itu, di ancam dengan hukuman mati (Qisash).
4. Kami sebagai Kerjaan Islam dengan ini menginginkan proses hukum tersebut bisa diputus dengan hukum yang maksimal sesuai aturan hukum yang berlaku di Indonesia.
Oleh sebab itu, kami atas nama Kerajaan Saudi Arabia memberikan Ultimatum sbb :
1. Kami akan mengawasi proses persidangan sampai kepada putusan akhir.
2. Kami akan memberikan peringatan kepada Pemerintah Indonesia dalam hal ini kepada Departemen Agama Republik Indonesia, bilamana *HASIL PUTUSAN* tidak memberikan *EFEK JERA*, bahwa kami akan Scorsing Jamaah Haji dari Indonesia yang akan melakukan Ibadah Haji pada musim ini sampai 2 (dua) musim selanjutnya.
3. Kami akan terus mengawasi situasi politik yang berkembang dan semakin memanas sampai benar benar situasi kembali kondusif.
Demikianlah hasil Keputusan berdasarkan Pertimbangan Hukum, Agama dan Rasa Persaudaraan berdasarkan Azas Syariat Islam.
RIYADH, 7 Febuari 2017


KEMENTERIAN LUAR NEGERI SAUDI ARABIA

Hot News Heboh...! Ternyata Aksi 112 menepis fitnahan di sosmed,baca dan bagikan!!!!Berita Aktual

Heboh...! Ternyata Aksi 112 menepis fitnahan di sosmid,baca dan bagikan!!!!

Ini yang namanya BHINEKA TUNGGAL IKA....
Ada pemandangan menakjubkan saat Aksi 112 pagi ini. Tepat di depan Gereja Katedral, ada rombongan pengantin yang akan masuk ke dalam untuk melangsungkan prosesi pernikahan. Apa yang kemudian terjadi?
.
Rombongan tersebut sama sekali tidak diganggu oleh peserta aksi. Mereka justru langsung disambut oleh Laskar dengan memberikan payung agar tidak kehujanan. Tak hanya itu, menurut laporan seorang peserta aksi dari Cibitung, Bekasi bernama Holil Sukmarna, Laskar FPI bahkan mengawal penganten dan rombongan hingga masuk Gereja Katedral. Massa kemudian membuat border atau pembatas agar jalan mereka lapang.

Heboh...! Ternyata Aksi 112 menepis fitnahan di sosmid,baca dan bagikan!!!!

.
Reaksi dari penganten pun tak kalah menakjubkan. Mendapat perlakuan tak terduga itu, mereka langsung memberi hormat dan langsung disambut pekik takbir oleh massa.
.
"Allahu Akbar...Allahu Akbar...Allahu Akbar.."
.
Fenomena ini seolah membantah isu yang berkembang bahwa Aksi Bela Islam dan Ulama mencerminkan anti keragaman atau Bhineka Tunggal Ika.
Rakyat Islam Indonesia tidak memusuhi agama lain. Akan tetapi islam tidak terima apabila agamanya di coreng dengan oknom atau sebagian dr agama lain, dengan contoh yg diatas kita aman-aman saja dengan agama lain.

Kamis, 09 Februari 2017

Hot News DO'A Sultan Brunei Bagi Rakyat Indonesia: "Semoga Indonesia Selalu dalam Bimbingan Allah SWT "Kalau Kamu Merasa Muslim Tolong Dan Bagikan"Berita Aktual

DO'A Sultan Brunei Bagi Rakyat Indonesia:  "Semoga Indonesia Selalu dalam Bimbingan Allah SWT "Kalau Kamu Merasa Muslim Tolong Aminkan Dan Bagikan"

Sultan Haji Hassanal Bolkiah Mu'izzaddin Waddaulah, Sultan serta Yang Di-Pertuan Brunei Darussalam, mengirim pesan ucapan selamat Hari Kemerdekaan ke-71 pada semua bangsa Indonesia hari ini. 


Seperti ditulis dari Brunei Times, Sultan mengirim pesan pada Presiden Indonesia juga semua rakyat Indonesia. Dalam pesannya Sultan mengatakan senang dengan hubungan yang hangat serta kerjasamanya pada Brunei serta Indonesia selama ini. 

Sultan juga mengatakan selalu memperkuat hubungan dengan Indonesia di tingkat bilateral, regional serta internasional. 

Dalam mengakhiri pesannya, Sultan bersama keluarganya berdoa agar Presiden Jokowi serta bersama Ibu Hajah Iriana, pemerintah serta semua rakyat Indonesia agar selalu ada dibawah tuntunan Allah SWT.



sumber: http://islamiqpos.com

Hot News APA KATA SBY!!! TENTANG ANONYMOUS BEBERKAN DAFTAR KORUPSI DAN KEKAYAAN SBYBerita Aktual

APA KATA SBY!!! TENTANG ANONYMOUS BEBERKAN DAFTAR KORUPSI DAN KEKAYAAN SBY

DAFTAR KASUS YANG SIAP DI BUKA OLEH ANONYMOUS


1) Kasus Century, kerugian negara:Rp.7,4T! Diduga kuat sebagian untuk membiayai Kampanye SBY. 

2) Kasus BLBI (hitungan kerugian belum final)

3) 95 Proyek Mangkrak (termasuk PLN) senilai total 143T, termasuk proyek monorel mangkrak, dari PLN sendiri kerugian negara ditaksir 3,8T. 

4) Proyek gagal HAMBALANG: kerugian negara: Rp.706M 

5) Reklamasi Tanjung Benoa: Indikasi penerimaan SUAP dari sdr. TW, nilai proyek sekitar Rp.30T. Bagi hasil ke SBY: entah brp %.

6) KKN proyek Baju Militer dengan SRITEX. Monopoli produksi baju TNI diberikan oleh SBY ke SRITEX, Tbk. Nilai KKN: lebih dari Rp. 1T. 

7) Pencaplokan Lahan2 Pantai sekitar Pacitan berhektar2 (atas nama ibas), bbrp lahan di"hibah"kan secara cuma2 oleh negara (dalam hal ini pemda setempat), bbrp lahan yg lain dibeli dgn harga yang murah dari penduduk setempat. 

8) Pembiaran Kebakaran Hutan Sumatra 2004-2014. Lagi2 system auto-pilot yang dipakai: biarlah hujan yang meredakan kebakaran. Sementara perusahaan2 pembakar dibiarkan beroperasi (indikasi suap skala besar) 

9) Mengumbar remisi 3x dan pada akhirnya membebaskan besan dari tahanan KPK setelah terpilih menjadi presiden kedua kalinya, tepatnya pada tgl 18 Agustus 2010. Aulia Pohan divonis 4 tahun 6 bulan penjara, menerima remisi total 6,5 bulan, bebas bersyarat hanya dalam waktu 1 tahun 7 bulan! 

10) Kriminalisasi Antasari (masih berkaitan dgn urusan besan, si Pohan) --> Ini ada potensi terbesar celah membuka kebusukan SBY, karena dalam kasus ini ada pidana pembunuhan: Nasruddin! Mastermind dari kasus ini sudah bisa diperkirakan dari CIKE. Seperti Tommy Suharto yang tidak pernah dipidana karena KKN, tapi dipenjara karena kasus pembunuhan jaksa. Demikian nasib SBY dan kroninya kelak. 

11) Lamban dalam penanganan bencana Tsunami Aceh 2004. Selanjutnya dengan gaya auto-pilot membiarkan bantuan masuk tanpa koordinasi, hingga akhirnya bantuan dikorup sana sini. Estimasi kebocoran: Rp.880 Milyar 

12) Memanfaatkan jabatan Presiden sebesar2nya untuk memperoleh (memalak) gelar Doctor H.C. dari universitas2 di dalam maupun luar negeri. Ini salah satu bentuk GRATIFIKASI

13) Ikut menikmati hasil PETRAL. Perusahaan abal2 benalu parasit Pertamina, dengan omzet belasan T tiap tahun. 

14) SBY tidak pernah terbuka berapa pajak yang dia bayar, berapa penambahan kekayaan dari 2004-2014. Diperkirakan, kekayaan SBY saat ini 8 T, dari sekitar belasan M di tahun 2004.

15) Mark up dalam pembelian Pesawat Kepresidenan, pembelian di tahun 2010. Harga wajar 70 juta USD, harga beli pemerintah saat itu 85,4 juta USD. (Indikasi mark up 200M) 

16) Mark up dana studi kelayakan pembangunan jembatan selat sunda sebesar: 2 T. (150jt USD) --> ini hanya untuk studi kelayakan! Untunglah proyek yang disetujui SBY di penghujung masa jabatannya ini dibatalkan oleh presiden Jokowi, karena total biaya yang dianggarkan: Rp. 225 Trilyun! untuk jembatan Selat Sunda sepanjang 31km. Bandingkan dengan jembatan serupa di Shanghai Hangzhou, 35km, hanya menghabiskan dana 25T. MAU KORUPSI 200T...?

17) Yang sulit terdeteksi, tapi bau bangkainya tercium jelas: GRATIFIKASI dari Cukong2 BFFnya SBY: Aburizal Bakrie, Hartati Murdaya Poo, Artalyta Suryani, Tommy Winata dan keluarga Lukminto. 

18) Korupsi proyek percetakan uang negara dengan RBA Securency dan Note Printing Australia. (kerugian negara: puluhan Milyar rupiah) 

19) Terima "setoran" dari hasil korupsi transjakarta era gubernur FOKE.

20) KORUPSI SKK MIGAS dgn PT. TPPI, kerugian negara sekitar 40 Trilyun! 

21) KORUPSI E-KTP. Masih menyisakan tagihan ke vendor belum dibayar: 90 Juta USD. Nilai kontrak yang dikorupsi: diperkirakan tidak kurang dari 2T.

22) Dan yang paling baru: entah namanya apa: KKN atau Penyelewengan wewenang: *MENGHADIAHI DIRI SENDIRI* dengan rumah senilai 300M dari kas negara. 

23) Dan ada satu lagi yang nilainya mungkin "tidak seberapa" tapi sungguh menyebalkan: PEMBELIAN WAJIB terhadap buku karangan SBY (SELALU ADA PILIHAN) oleh instansi2 pemerintah saat itu. Program peluncuran Buku menggunakan kas negara (di JCC Januari 2014), keuntungan buku masuk rekening pribadi. Belum lagi WAKTU KERJA PRESIDEN yang seharusnya digunakan untuk urusan negara habis utk menulis buku, mengarang lagu dan berpuisi!

24) KOLUSI biaya hidup dan kuliah AGUS HARIMURTI di US Army Command and General Staff College (CGSC), yang dibiayai oleh negara. Nilai Kerugian negara: belasan Milyar rupiah.

25) Mengurus negara dgn system Auto-Pilot. Pembiaran di berbagai sektor pedagangan, di antaranya yang paling mencolok: Skandal Import Sapi. Dalam hal ini SBY secara langsung maupun tidak langsung merugikan negara dalam pembiaran hingga terjadinya korupsi oleh antek2nya dari PKS. 

26) SBY (melalui fraksi Demokrat) hampir saja menghapus hak memilih langsung dalam pilkada, tidak lain supaya kepala daerah dipilih oleh DPRD seperti pilkada tidak langsung jaman Orba. (September 2014). 

27) Paling baru: MENGHILANGKAN BERKAS ASLI TPF MUNIR!! Ceroboh atau sengaja? 



SUMBER:http://www.mabesajo.com

Hot News Nyanyian Dari Jeruji Besi Sang Koruptor..!!! Anas Dan Nazarudin Siap Gandeng KPK Bongkar Keterlibatan SBY Menerima Hasil KorupsiBerita Aktual


Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum dan mantan bendahara demokrat Nazarudin siap bekerja sama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi untuk membongkar dugaan keterlibatan pihak lain dalam kasus Hambalang, termasuk Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas. Anas & Nazarudin siap menjawab pertanyaan-pertanyaan yang diajukan tim penyidik KPK dalam pemeriksaan nantinya.

Nyanyian Dari Jeruji Besi Sang Koruptor..!!! Anas Dan Nazarudin Siap Gandeng KPK Bongkar Keterlibatan SBY Menerima Hasil Korupsi


�Tidak ada alasan tidak siap, tinggal penyidiknya bagaimana,� kata pengacara Anas, Firman Wijaya, melalui telepon ketika ditanya apakah Anas siap menjawab pertanyaan penyidik KPK terkait keterlibatan Ibas

Menurut Firman, terbongkarnya dugaan keterlibatan Ibas bukan bergantung pada keterangan Anas. Tim penyidik KPK-lah yang seharusnya menggali dugaan tersebut. �Pertanyaan penyidik itu harusnya diarahkan karena ini menyangkut Kongres, ini bukan Kongres Anas tetapi Kongres Partai Demokrat. Siapa pun subyek partai harus diperiksa, apalagi ada dugaan uang ke Kongres,� ujar Firman.

Dalam proses penanganan kasus pidana, lanjut Firman, penyidik berwenang untuk mencari kebenaran materiil maupun kebenaran formal. Penyidik bisa memulainya dengan memeriksa siapa saja yang dianggap mengetahui, mendengar, atau melihat suatu perbuatan pidana yang disangkakan kepada tersangka.

�Jadi tidak ada halangan bagi penyidik KPK untuk mencari berdasarkan kebenaran materiil,� kata Firman.

Juru Bicara KPK Johan Budi sebelumnya mengatakan, kemungkinan pemeriksaan Ibas tergantung sejauh mana keterangan Anas mengenai Ibas yang disampaikan kepada penyidik KPK. Jika dalam pemeriksaan Anas menyampaikan informasi terkait Ibas dengan didukung bukti-bukti, maka KPK bisa saja memeriksa putra Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.

Sebelumnya mantan Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrat Cilacap Tri Dianto yang juga loyalis Anas menyebut SBY dan Ibas sebagai pihak yang seharusnya diperiksa KPK terkait penyidikan kasus dugaan gratifikasi proyek Hambalang. Menurut Tri, SBY selaku Dewan Pembina Partai Demokrat ketika itu merupakan penanggung jawab Kongres Partai Demokrat 2010. Sementara itu, Ibas bertindak sebagai steering committee dalam kongres.

Mantan Wakil Direktur Keuangan Grup Permai Yulianis juga mengaku pernah menyebut nama Ibas ketika diperiksa sebagai saksi dalam kasus Hambalang yang menjerat Anas. Menurut Yulianis, nama Ibas disebutnya saat penyidik mencecarnya soal penyelenggaran Kongres Partai Demokrat 2010.

Yulianis mengungkapkan, ada catatan keuangan Grup Permai yang menyebutkan aliran dana 200.000 dollar AS ke Ibas. Dana tersebut, kata Yulianis, berkaitan dengan pelaksanaan Kongres Partai Demokrat 2010. Kepada wartawan, Yulianis menyebut uang 200.000 dollar AS itu berasal dari proyek Grup Permai yang bermasalah.

Sejauh ini, KPK belum memeriksa Ibas. Ketua KPK Abraham Samad sebelumnya mengatakan bahwa pihaknya belum memanggil Ibas untuk diperiksa dalam kasus Hambalang karena belum menemukan cukup bukti mengenai keterlibatan Ibas yang perlu diklarifikasikan kepada yang bersangkutan.

Keterangan yang disampaikan Yulianis terkait Ibas, menurut Abraham, hanya dilontarkan dalam persidangan, dan tak pernah secara resmi dikatakan kepada penyidik KPK untuk dimasukkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

Abraham juga menegaskan, meski nantinya Yulianis telah mengatakan keterlibatan Ibas dalam BAP, KPK belum dapat memanggil Ibas. Pemanggilan itu harus didukung dua alat bukti atau keterangan lain untuk memperkuat pernyataan Yulianis.

Ibas sudah membantah dirinya terlibat korupsi. �Saya katakan tudingan tersebut tidak benar dan tidak berdasar. 1.000 persen saya yakin kalau saya tidak menerima dana dari kasus yang disebut-sebut selama ini,� kata Ibas.



sumber: http://www.mabesajo.com